Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Gunungkidul mengadakan sosialisasi tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Karangmojo. Acara yang berlangsung pada hari Senin ini turut dihadiri oleh Bupati Gunungkidul, H. Sunaryanta, sebagai pembina apel, bersama jajarannya dari OPD Dinas Pendidikan, Dinas Komunikasi dan Informasi, serta Forkompinda. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 300 peserta yang terdiri dari guru, karyawan, serta siswa-siswi SMAN 1 Karangmojo.
Dalam sambutannya, Kepala Sekolah SMAN 1 Karangmojo menekankan pentingnya prestasi dan berharap sekolah ini dapat terus menjadi yang terdepan dalam meraih prestasi.
Bupati H. Sunaryanta dalam sosialisasinya meminta para peserta untuk menyemangati diri dengan yel-yel “Smansaka satukan energi, berprestasi dan bahagia”. Ia menekankan pentingnya semangat di pagi hari dan menyampaikan apresiasi atas prestasi luar biasa yang diraih sekolah ini berkat dukungan para guru.
Beliau juga memberikan pesan kepada siswa-siswi kelas 3 yang akan segera lulus untuk mempersiapkan diri menghadapi masa depan yang penuh tantangan. Media sosial dan lingkungan luar disebutnya sebagai faktor yang bisa mempengaruhi karakter. Menurutnya, ancaman kejahatan transnasional seperti perdagangan manusia bisa sangat berbahaya, terutama bagi perempuan. Oleh karena itu, penting bagi para siswa untuk berhati-hati dan memeriksa latar belakang agen atau perusahaan yang menawarkan pekerjaan di luar negeri.
Bupati Sunaryanta juga menekankan pentingnya kedisiplinan, adaptasi terhadap agama, dan cinta terhadap bangsa dan negara sebagai fondasi dalam membentuk karakter yang kuat dan sukses. Ia mengingatkan bahwa setiap ancaman selalu diiringi dengan peluang, dan penting bagi para siswa untuk tetap optimis dan siap menghadapi tantangan.
Acara ini dilanjutkan dengan sesi kuis dan pembagian doorprize, serta ditutup dengan doa bersama, menjadikan sosialisasi ini tidak hanya informatif tetapi juga menyenangkan bagi para peserta.